Welcome to Gardenbet

Agen Bola dan Agen Casino dari berbagai permainan paling popular di Asia.
 

Kami beroperasi tepatnya di Cambodia dan berlisence Master Agen untuk Taruhan Bola dan Taruhan Casino dari berbagai website penyelengara permainan Sportsbook, Casino Online dan Bola Tangkas
 

Anda sekalian dapat mempercayakan Taruhan Bola anda kepada kami.
 

Gardenbet hanya bertindak sebagai Agen dan kami bukan Bandar Bola maupun Bandar Casino. Karena website ini 100% bukan website judi online kami hanya melayani jasa pembuatan account untuk anda.
 

SBOBET, IBCBET, SBOBET 338A, TANGKASNET, 88TANGKAS, ION UBOBET, TANGKAS PEGASUS, CASINO ONLINE, CBO855, MAXBET CASINO ONLINE

Berita Baru

[ai:datalist cats=57|viewtype=36|count=10|order=desc] Betting Online Terkini: CR7 Adalah Pertahaanan Terbaik Di Real Madrid

Senin, 01 Februari 2016

CR7 Adalah Pertahaanan Terbaik Di Real Madrid



Agen Judi Online Terpercaya  - Empat pertandingan bersama Zinedine Zidane, Real Madrid mencatat 17 gol dan hanya kebobolan dua gol sepuluh poin diraih dari kemungkinan 12 dan ini bukan torehan buruk ,tidak beruntung saat ditahan imbang Real Betis pekan kemarin, Los Blancos bangkit di Santiago Bernabeu dengan melumat Espanyol enam gol tanpa balas.

Pada pertandingan ini Cristiano Ronaldo kembali jadi bahan perbincangan berkat hat-trick yang diciptakannya. Tiga gol lain disumbang Karim Benzema, James Rodriguez dan gol bunuh diri Oscar Duarte.
Sudah lama Espanyol dikenal sebagai target empuk Los Merengues. Tim Catalan ini sering dinilai selalu bermain habis-habisan saat bertemu Barcelona namun melempem ketika menghadapi raksasa ibu kota. Pada pertemuan pertama musim ini mereka dipermak dengan skor serupa 6-0; ketika itu Cristiano lima kali mencatatkan nama di papan skor yang ditambah satu dari Karim Benzema.

Lawan Espanyol jadi ajang pembuktian superstar Portugal karena musim ini sering dinilai performanya menurun tetapi lagi dan lagi  Cristiano membungkam peragu dengan hat-tricknya yang di ciptakannya menyerang total adalah frasa yang utarakan Zidane saat menggantikan Rafael Benitez, dia ingin mengubah citra sepakbola bertahan, membosankan dan mengandalkan serangan balik untuk menjebol gawang tanggung jawab untuk mengubah citra ini cukup berat dan harus dilakukan dalam waktu singkat tetapi untungnya stok pemain El Real mendukung ambisi.

Pekan demi pekan berlalu, semakin jelas istruksi Zidane pada pemainnya; menggempur total seperti layaknya tim nasional Brasil di masa jayanya memanjakan pemuja sepakbola seantero dunia dua bek sayap diberi keleluasaan untuk maju ke depan membantu serangan yaitu Marcelo dan Dani Carvajal seolah-olah menjadi mesin tambahan El Real untuk meruntuhkan benteng pertahanan lawan.
Tak hanya berperan sebagai pendukung lini serang, bek sayap El Real yang maju ke depan sekarang punya tanggung jawab ekstra sebagai pengatur serangan dengan satu keuntungan tambahan ketika El Real kehilangan bola mereka punya potensi untuk merebutnya kembali.

Pergerakan dinamis dua bek sayap ini mau tidak mau merenggangkan benteng lawan dan ini menyuguhkan keuntungan bagi tiga penyerang di depan 
selain ruang yang makin terbuka, fokus penjagaan terhadap mereka tereduksi. Tugas berat predator seperti Karim Benzema dan tentu saja Cristiano menjadi berkurang, sekarang fokus mereka tinggal menuntaskan peluang yang tersaji ketika potensi anyar EL Real dari sektor sayap bisa digali apik oleh Zidane, trio gelandang El Real terus memperlihatkan kinerja positif. Isco, Toni Kroos dan Luca Modric sukses menjalin kerjasama solid dan tak henti memberikan kontribusi besar memuluskan aliran bola ke depan. El Real menyerang frontal dari segala lini.

Bukan tanpa risiko, strategi yang diusung Zidane praktis membuat El Real hanya menyisakan dua pemain di sektor pertahanan. Maka tidak heran ketika Madrid menang besar lawan Espanyol, tim Catalan bisa mencatat 15 tembakan, lima di antaranya memaksa Keylor Navas bergerak untuk memastikan gawang El Real tetap perawan hingga akhir pertandingan.
Fakta di atas bisa membawa kekhawatiran saat El Real harus berhadapan dengan tim sebesar Barcelona yang punya daya gedor kelas dunia namun Zidane tampaknya tidak atau mungkin belum mempedulikan hal ini pekerjaan rumah harus dituntaskan satu per satu, tidak bisa sekaligus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar